Setia Perkara Kecil


Setia Perkara Kecil


Kita adalah satu dari banyak orang pentingnya Tuhan, kalau kita tidak penting kita tidak mungkin lahir. Bagi Manusia proses anak dari kandungan sampai dilahirkan adalah kurang lebih 9 bulan 10 hari normalnya. Tapi bagi Allah, Dia telah mempersiapkan hidup kita bahkan mungkin di waktu-waktu dahulu yang tidak terhitung. Bukan hanya dari siapa kita lahir, bagaimana kita lahir, dimana kita, atau kapan kita lahir, itu  bisa dijawab oleh manusia sekalipun. Tapi untuk pertanyaan mengapa kita lahir, alasan kita lahir tidak bisa dijawab langsung oleh manusia. Tapi syukur kepada Allah kita karena Dia yang telah merencanakan jauh sebelum bumi ada dan yang  telah menyingkapkan rahasia ilahi kepada kita semua untuk mengerti alasan kita hidup di dunia.

Kita hidup untuk hidup bersama Allah baik di bumi maupun di surga. 

1 petrus 1:3 Terpujilah ALLAH dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmatNya yang besar telah melahirkan kita kembali dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan

1 petrus 1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah yang hidup dan yang kekal

Topik bahasan tentang orang pentingnya Tuhan, membawa kita mengerti bahwa ketika kita masih tinggal di dunia yang fana ini, itu artinya kita dipercaya Tuhan untuk menggenapi apa yang difirmankanNya dan bagian dari orang-orang yang harus mengerjakan  mandat Allah bagi manusia dari generasi yang lalu. 

Saya paling suka ketika mendengar ada sebuah Firman yang menyatakan "Engkau telah setia memikul tanggungjawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggungjawab dalam perkara yang besar" (Matius 25:23). Setia dulu sama perkara kecil yang Tuhan percayakan, karena bukan tentang perkaranya tapi tentang kesetiaannya. Entah apa yang dapat menghargai sebuah nilai kesetiaan, sekalipun yang dikerjakan bukan hal yang besar, tapi ketika ada hati yang mau setia hal itulah yang dihargai Tuhan.

Mengapa harus setia perkara kecil? Padahal kan kecil? Sedangkan rancangan Tuhan itu besar? Karena dari hal kecil yang kita lakukan dengan setia akan membawa kita melihat dan menapaki jalan yang lebih besar kedepan.

Apa yang ada hari ini itu buah kesetiaan dari orang-orang terdahulu, dan kesetiaan kita hari ini menentukan apa yang terjadi kedepan. Jadi setiap orang itu telah di set oleh Tuhan di musim yang tepat, di waktu yang tepat, dan tidak ada yang tidak berguna.

Jadi, jika hari ini kita merasa bahwa apa yang kita kerjakan adalah hal sia-sia dan justru menjadi caci maki bagi orang-orang sekitar, itu bagian dari proses sampai akhirnya menuju masa promosi dari Allah. Apakah salah membicarakan promosi dari Allah? Tentu tidak, asal kita jangan terlalu fokus untuk kesana, namun balik lagi seperti kata di awal. Setia dulu sama perkara kecil, sekecil apapun yang kita kerjakan kita tetap orang pentingnya Tuhan, pembawa pesan kabar baik bagi keluarga, sekolah, kampus, suku bangsa, bangsa, bahkan bangsa-bangsa.

Kamu lebih spesial dari apa yang kamu bayangkan! Jadi, teruslah maju.

God bless us!
PDC-

Komentar